Novel The Godfather-Sang Godfather Edisi HardCover

987524c928b9020b5cb7ce72420635b3x.jpg

The Godfather – Sang Godfather
Penulis : Mario Puzo

Penerbit : PT Gramedia PustakaUtama, Jakarta
Penerjemah : B. Sendra Tanuwidjaja
Kulit Muka : Hard Cover
ISBN : 979 – 22 – 2638 – 9
ISBN – 13 : 978 – 979 – 22 – 2638 – 6
Terbit : Jakarta, Februari 2007
Tahun : Cetakan Kedua, Juli 2007
Bahasa : Indonesia
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 680 Halaman
Dimensi : 15 cm x 23.7 cm
Berat : 1,020 gram
Harga : Rp.150.000,-
Kondisi : Bekas, 80-90% bagus, ada bercak
Tidak ada pembatas buku

Edisi HARD COVER bagi para kolektor.

Dibuat film pada tahun 1972, The Godfather dibintangi : Marlon Brando, Al Pacino, James Caan, Robert Duvall, dan Diane Keaton. Film ini memperoleh 10 nominasi Oscar dan akhirnya memenangkan Film Terbaik, Pemeran Utama Terbaik (Marlon Brando), dan Skenario Adaptasi Terbaik (Mario Puzo dan Francis Ford Coppola).

Godfather adalah sang pemimpin Mafia bernama Don Vito Corleone, pria pemurah yang tak kenal ampun dalam meraih dan mempertahankan kekuasaan.Ia pria yang ramah, “logis”, adil—dan pemimpin kelompok paling mematikan di Cosa Nostra.Pusat komando Godfather berada di Long Island, tempat ia memimpin kerajaan bawah tanah raksasa yang menguasai berbagai kegiatan bisnis ilegal, perjudian, taruhan pacuan kuda, dan serikat buruh. Tiran, pemeras, pembunuh—ia memberikan persahabatannya (tak ada yang berani menolak) dan menentukan mana yang benar dan mana yang salah (pembunuhan halal dilakukan demi keadilan).

The Godfather memaparkan kehidupan Mafia New York City : perebutan kekuasaan, penghargaan terhadap keluarga, cinta, dan loyalitas, dan berbagai konsekuensi hidup di tengah pembunuh, korupsi, dan balas dendam. Para tokohnya merupakan karakter-karakter kompleks yang memiliki harapan, impian, dan ketakutan, tapi juga merupakan pembunuh keji.

Mario Puzo

Mario Puzo lahir tanggal 15 Oktober 1920 di “Hell`s Kitchen” New York. Setelah bertugas di Jerman selama Perang Dunia II, ia kuliah di New School for Social Research di New York dan di Columbia University. Karena ingin berkembang setelah menulis untuk majalah-majalah pria, ia memutuskan menulis novel pertamanya The Dark Arena, yang terbit tahun 1955. Buku ini berdasarkan pengalamannya selama Perang Dunia II. Buku keduanya, The Fortunate Pilgrim, terbit tahun 1964 dan merupakan semacam autobiografi mengenai pengalaman imigran Italia. Kedua buku ini, walaupun dipuji para kritikus, bahkan Puzo sendiri menganggap buku keduanya sebagai karya terbaiknya, gagal di pasaran.Karena marah, ia menulis novel ketiga yang masih tentang keluarga imigran: keluarga Corleone dari Sisilia. Ia memberinya judul The Godfather, terbit tahun 1969. Walaupun sang penulis tidak ada sangkut pautnya dengan Mafia (setidaknya begitulah yang dikatakannya), novel itu sangat sukses. Menurut Puzo, ia menulis The Godfather berdasarkan riset di perpustakaan saja. “Mana saya punya waktu untuk terlibat Mafia?” katanya pada wawancara dengan Associated Press tahun 1996. “Saya miskin sebelum The Godfather sukses. Kalau ikut Mafia, saya pasti punya cukup uang sehingga tak perlu menulis.”Tiga tahun terakhir sebelum kematiannya, Puzo menulis Omerta. Ia meninggal di rumahnya di Long Island pada tanggal 2 Juli 1999, meninggalkan istrinya Carol Gino, lima anak, dan beberapa cucu.

Harga bisa berubah sewaktu-waktu,
dan harga di atas belum termasuk ongkos kirim.

Informasi lebih lanjut hubungi :
– UPUN IPIW WA : +62 822 1844 8515

Upun Ipiw

 

Advertisements